Kamis, 27 Februari 2014

Ikhlas itu Sulit, tapi perlu dilakukan

Ikhlas, satu kata yang mudah diucapkan tetapi sulit dilakukan. Ikhlas menurut bahasa ialah tulus hati, membersihkan hati, serta memurnikan niat. Sedangkan menurut istilah, ikhlas berarti beribadah dengan niat hanya kepada Allah serta mengharap ridha-Nya.
Landasan niat yang ikhlas adalah memurnikan niat karna Allah. Ketika berbuat kebaikan seperti sering shalat malam, bersedekah, atau mungkin sering menolong orang lain, tak seharusnya amal tersebut dilakukan hanya untuk mencari perhatian sesama manusia atau hanya untuk terlihat baik dimata manusia. Cukup hanya Allah saja yang tau akan amal yang dilakukan. 
Seseorang yang hanya ingin mencari perhatian orang lain dalam berbuat kebaikan, maka jiwanya terkalahkan oleh perkara duniawi dan kemurnian amalnya ternoda sehingga keikhlasannya hilang.
Sebagai makhluk bumi yang seringkali tergoda oleh perkara duniawi, kita harus berhati-hati dalam beramal jika dalam hati hanya menginginkan sesuatu dari tujuan duniawi. Karena amal tersebut tidak akan diterima oleh Allah dan dijadikannya seperti debu yang beterbangan sebagaimana firman Allah dalam Q.S Al-Furqan:23 yang artinya: "Dan Kami perlihatkan segala amal yang mereka kerjakan lalu Kami jadikan amal itu seperti debu yang beterbangan." 
Ikhlas memang sulit, tetapi kita harus belajar menjadi pribadi yang ikhlas. Dan segala sesuatu butuh proses untuk kemudian bisa terlaksana dengan mudah.
Berhati-hatilah bila dalam beramal dalam hati kita menginginkan sesuatu dari tujuan-tujuan duniawi. Karena hal tersebut bisa menjadi pertanda kebinasaan karena Allah tidak akan menerima amal tersebut dan hanya menjadikannya seperti debu yang berterbangan sebagaimana firman Allah yang tercantum dalam QS Al-Furqan: 23 yang artinya: "Dan kami perlihatkan segala amal yang mereka kerjakan lalu kami jadikan amal itu seperti debu yang berterbangan" - See more at: http://abufarras.blogspot.com/2013/03/arti-makna-ikhlas.html#sthash.HTC7Kh2a.dpuf
Berhati-hatilah bila dalam beramal dalam hati kita menginginkan sesuatu dari tujuan-tujuan duniawi. Karena hal tersebut bisa menjadi pertanda kebinasaan karena Allah tidak akan menerima amal tersebut dan hanya menjadikannya seperti debu yang berterbangan sebagaimana firman Allah yang tercantum dalam QS Al-Furqan: 23 yang artinya: "Dan kami perlihatkan segala amal yang mereka kerjakan lalu kami jadikan amal itu seperti debu yang berterbangan"
- See more at: http://abufarras.blogspot.com/2013/03/arti-makna-ikhlas.html#sthash.HTC7Kh2a.dpuf
Berhati-hatilah bila dalam beramal dalam hati kita menginginkan sesuatu dari tujuan-tujuan duniawi. Karena hal tersebut bisa menjadi pertanda kebinasaan karena Allah tidak akan menerima amal tersebut dan hanya menjadikannya seperti debu yang berterbangan sebagaimana firman Allah yang tercantum dalam QS Al-Furqan: 23 yang artinya: "Dan kami perlihatkan segala amal yang mereka kerjakan lalu kami jadikan amal itu seperti debu yang berterbangan"
- See more at: http://abufarras.blogspot.com/2013/03/arti-makna-ikhlas.html#sthash.HTC7Kh2a.dpuf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar